6 Tahapan Untuk Ternak Lele Pemula Dengan Hasil Maksimal

Surya Kencana Farm – Hallo sobat semuanya, pada kesempatan kali ini suryakencanafarm.com akan membahas mengenai 6 Tahapan Untuk Ternak Lele Pemula Dengan Hasil Maksimal, semoga artikel ini membantu anda untuk menambah wawasan tentang budidaya ikan lele.

ternak lele pemula

Ikan lele merupakan jenis ikan air tawar. Saat ini lele telah menjadi ikan favorit di kalangan masyarakat. Sehingga permintaan lele dipasaran terus meningkat. Bagi Anda yang ingin menekuni bisnis lele ini sangatlah mudah. Kebutuhan modal yang dibutukan terbilang kecil serta perawatannya sangat mudah. Prospek bisnis ternak lele pemula ini sangat menjanjikan.

Kemudahan akan berternak lele membuat jenis bisnis ini sangat cocok bagi Anda peternak pemula. Adapun aspek – aspek penting yang harus Anda perhatikan sebagai peternak pemula adalah sebagai berikut:

  • Ikan lele hidup pada tempat yang memiliki suhu berkisar antara 20 hingga 28 derajat celsius
  • Kolam ternak lele sebaiknya tidak terkontaminasi dengan limbah industri atau pabrik.
  • Ikan lele sangat suka di tempatkan pada perairan yang tenang. Air keruh tidak akan menjadi Lele dapat hidup pada air dengan kadar oksigen yang rendah.
  • Permukaan kolam sebaiknya tidak Anda tutupi.

Tahapan Ternak Lele Pemula

Persiapan kolam untuk ternak lele pemula

Sebelum pembuatan kolam, sebaiknya lahan yang Anda gunakan sudah ditentukan. Kriteria lahan yang baik untuk ternak lele pemula diantaranya adalah bisa diakses dengan kendaraan, dekat dengan sumber air serta jauh dari wilayah padat penduduk. Karena proses ternak lele ini akan menimbulkan polusi udara berupa bau tidak sedap.

Untuk ukuran lahan, dapat Anda tentukan sesuai dengan keinginan Anda. Tahap selanjutnya adala lakukan penggalian tanah dengan ukuran kedalaman 80 cm. Setelah itu masukkan terpal dengan mengikuti bentuk kolam.

Setelah pemasangan terpal, lakukan proses pengapuran menggunakan kapur dolomit. Pengapuran dilakukan untuk pembersihan dari penyakit – penyakit yang dapat menyerang ikan lele Anda. Disamping itu kapur dolomit juga berfungsi untuk mengembalikan keasaman tanah.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan air ke dalam kolam dengan ketinggian air 30 cm. Setelah air dimasukkan kedalam kolam, sebaiknya jangan langsung dimasukkan ikan lele. Lakukan proses pendiaman kolam dilakukan selama 4 hari. Tujuannya untuk menumbuhkan plankton yang akan menjadi pakan alami lele Anda.

Memilih indukan untuk ternak lele pemula

Untuk memulai bisnis ternak lele pemula, sebaiknya Anda menggunakan indukan yang berkualitas. Untuk mendapatkan indukan yang berkualitas dapat Anda lihat pada fisik lelenya. Fisik indukan lele berkualiatas memiliki ciri fisik sebagai berikut:

Ciri pejantan lele yang baik :

  • Memiliki perut ramping dan tidak terlihat besar daripada punggungnya.
  • Bagian tulang kepala terlihat pipih
  • Warnanya lebih gelap
  • Gerakannya lincah
  • Memiliki alat kelamin yang berbentuk runcing

Ciri indukan betina lele yang baik :

  • Perut terlihat mengembang besar daripada punggung
  • Kepala terlihat cembung
  • Gerakannya lamban
  • Warna terlihat lebih cerah
  • Alat kelamin terlihat berbentuk bulat.

Proses pemijahan

Proses pemijahan merupakan tahap untuk mengawinkan penjantan dengan indukan betina. Lele yang siap kawin dapat Anda lihat dari warna kelaminnya. Untuk pejantan warna kelaminnya merah dan untuk indukan betina berwarna kuning. Sel telur ikan lele yang telah dibuahi akan menempel pada sarang dengan jangka waktu 24 jam. Setelah itu telur akan menetas dan menjadi anakan ikan lele.

Pemindahan benih lele

Langkah selanjutnya adalah memindahkan anakan atau benih ikan lele. Proses pemindahan harus Anda lakukan dengan hati – hati. Tahapan pemindahan benih lele yang benar yaitu mengurungangi ketinggian air di dalam kolam.

Kurangi tinggi air berkisar 10 hingga 20 cm. Setelah air berkurang, barulah Anda dapat mengambil benih atau anakan ikan lele. Gunakan penampungan sementara berupa ember yang diisi dengan air dari kolam. Disarankan lakukan pada malam hari agar menjaga suhu air di dalam kolam.

Tahap pendederan

Tahap pendederan merupakan proses pembesaran benih hingga berukuran siap panen. Ukuran panen yang bisa dijual biasanya berkisar antara 5 hingga 7 cm atau ukuran 9 hingga 12 cm. Tapi perlu Anda ketahui, pada kolam pendederan disarankan menggunakan penutup pada permukaan kolam. Penutupan permukaan kolam dapat menggunakan eceng gondok. Hal ini bertujuan untuk menjaga kestabilan suhu di dalam kolam agar lele Anda tidak mudah stres. Selama di kolam pendederan Anda sebaiknya memberikan pakan secara teratur.

Pakan untuk ternak lele pemula

Faktor utama keberhasilan dalam ternak lele pemula adalah pemberian pakan. Anda harus memperhatikan pemberian pakan yang menyesuaikan dengan usia lele Anda. Untuk lele yang berumur 3 hingga 4 hari dapat diberikan pakan alami berupa plankton, cacing kecil, jentik – jentik serta kutu air.

Untuk lele yang berumur diatas dari 4 hari pemberian pakan harus kaya akan kandungan protein. Pemberian harus dilakukan secara berkala. Lakukan perawatan secara maksimal. Anda harus sering melakukan pengamatan karena umumnya anakan lele banyak yang mati setelah benih di sebar.

Apakah Anda tertarik untuk mengetahui  tentang budidaya ikan lele lebih jauh lagi?
klik disini untuk informasi lebih lanjut

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.