Teknik Rahasia Pemijahan Jenis Ikan Lele secara Buatan

Teknik Rahasia Pemijahan Jenis Ikan Lele secara Buatan

Pemijahan Lele Buatan : Pemijahan merupakan proses pengeluaran sel telur (ovum) oleh indukan betina dan sperma oleh induk jantan yang selanjutnya diikuti dengan perkawinan. Secara umum pemijahan terbagi tiga macam yaitu pemijahan secara alami, semi alami dan buatan. Berikut ulasan lebih lengkapnya.

1. Pemijahan alami

Pemijahan adalah pemijahan (perkawinan) yang terjadi secara alami, tanpa campur tangan manusia. Bagi pembudidaya, teknik pemijahan ikan secara alami sangatlah sederhana alias mudah dilakukan. Cuma perlu menyediakan tempat, bahan ataupun substrat untuk pemijahan indukan.  Apabila indukan sudah siap, maka dengan sendirinya mereka akan mijah/kawin.

Terdapat kekurangan pada sistem ini, dimana terkadang membutuhkan waktu yang lumayan lama, karena terjadinya penyesuaian diri dengan lingkungan agar pemijahan nantinya berjalan dengan lancar dan faktor keberhasilannya tergantung pada kondisi alam.

2. Pemijahan semi-buatan

Proses pembuahannya berlangsung alami, tapi adanya campur tangan manusia agar pemijahan yang dilakukan berhasil. Hormon disuntikkan ke betina, akan tetapi tidak adanya tindakan lanjutan yaitu stripping. Selanjutnya ikan dibiarkan memijah dengan sendirinya (secara alami).

Perlu diketahui bahwasanya sistem ini tidak bisa dilakukan untuk semua jenis ikan, tapi hanya ikan tertentu saja. Sistem ini biasanya biasanya digunakan untuk memijahkan ikan lele dan bawal.

Webinar Budidaya Ikan Lele

3. Pemijahan buatan

Pemijahan buatan adalah teknik pemijahan yang dilakukan oleh manusia. Pada sistem ini sepenuhnya menggunakan bantuan manusia mulai dari menyuntikkan hormon, perlakuan atau treatment pengurutan indukan betina/stripping. Sistem pemijahan ini biasanya dilakukan untuk ikan lele dan patin.

Seorang yang melakukan teknik ini haruslah memiliki ketelitian dan keahlian yang mumpuni, karena teknik terbilang rumit bagi anda yang baru memulainya, apabila tidak dilakukan dengan baik dan benar maka kegagalan akan terjadi.

Baik, berdasarkan judul diatas pada kesempatan kali ini penulis akan membahas mengenai cara/teknik pemijahan ikan lele secara buatan.

Ikan lele mempunyai habitat hidup di air tawar, memiliki bentuk tubuh yang pipih, berkumis (sungut) dan lincah bergerak serta tidak memiliki sisik sehingga membuat ikan ini lebih lincah saat bergerak. Ikan lele aslinya berasal dari daerah Afrika. Penamaan ikan lele dalam bahasa latin ialah Clarias.

Kandungan gizi yang terkandung di ikan lele sangatlah tinggi, kandungan gizinya berupa protein, lemak, fosfor dan vitamin B. Selain itu, ikan lele dikenal memiliki rasa daging yang gurih dan dapat diolah dalam berbagai macam olahan.

Baik tanpa memperpanjang pembahasan mengenai hal umum tentang ikan lele, berikut pembahasan tentang teknik pemijahan ikan lele secara buatan.

1. Persiapan alat dan bahan

Dalam menjalani suatu kegiatan, salah satu hal utama yang harus disiapkan. Begitu juga dengan budidaya ikan lele secara buatan, adapun alat dan bahan yang dibutuhkan ialah indukan ikan lele, bak pemeliharaan induk, bak penetasan telur, timbangan, baskom, substrat penetasan telur, kain lap atau tisu, cawan petri, gelas ukur, gunting bedah, kateter, spuit, pinset, bulu ayam, hormon ovaprim, aquades dan 0,9% larutan NaCl. Induk ikan lele yang disiapkan haruslah induk yang sehat, sudah matang gonad dan siap untuk melakukan pemijahan.

2. Pemerokan

Pemberokan adalah suatu tindakan dalam pemijahan buatan yang berupa dipuasakan terlebih dahulu sebelum dipijahkan agar kotoran dan lemak pada induk terbuang. Proses pemberokan selama 1-2 hari.

3. Penyuntikan

Pada penyuntikan, biasanya menggunakan hormon untuk memacu kematangan gonad dan jumlah telur yang dikeluarkan, umumnya menggunakan ovaprim (nama produk). Untuk induk jantan menggunakan dosis 0,3 ml/kg, sedangkan induk betina 0,5 ml/kg.

Penyuntikan dianjurkan pada sore atau malam (pukul 16.00-20.00) agar induk lele tidak stress. Racikan dosisnya dengan cara dicampurkan larutan hormon dengan larutan NaCl garam fisiologis dengan dosis 0,5 ml. Ada beberapa metode penyuntikan yaitu pada bagian punggung (intra-muscular), perut (intra-peritoneal), penyuntikan pada rongga perut (intra vena) dan penyuntikan di kepala (intrakranial). Namun biasanya pada pemijahan ikan lele metode penyuntikan yang digunakan adalah pada bagian punggung atau pada bagian daging yang paling tebal.

Setelah induk lele disuntikkan, gosok secara lembut pada bagian bekas suntik agar larutannya tidak keluar, penyuntikan dilakukan dua kali dengan kemiringan sudut jarum suntiknya yaitu 45 °C. Setelah penyuntikan pertama selesai maka tempatkan induk di tempat yang terpisah. Setelah 8 jam berikutnya induk lele disuntik kedua kalinya dan setelah 8 jam kemudian induk betina diurut perutnya agar mengeluarkan telur.

4. Stripping indukan betina

Kedua indukan ikan lele dipisah setelah dilakukan penyuntikan menggunakan hormon ovaprim, keduanya diletakkan di wadah yang berisi air jernih dan tenang. Setelah 10 jam penyuntikan, sudah dapat diurut. Namun terlebih dahulu di check apakah sudah bisa diurut atau belum, adapun cara mengetahuinya:

  • Induk ikan lele yang sudah ditangkap, kemudian kepalanya ditutup dengan handuk basah lalu bagian perutnya diurut ke arah dubur.
  • Induk betina sudah bisa diurut apabila beberapa butir telur sudah keluar saat saat dilakukan urutan pertama tadi. Lalu lakukan pengurutan agar telurnya keluar semua, pengurutan dilakukan secara hati-hati tapi pasti. Telur dari hasil pengurutan ditempatkan dalam sebuah baskom yang kering dan bersih. Telur tersebut diaduk menggunakan sperma ikan jantan lele yang sebelumnya sudah diperoleh dari kantung sperma yang telah dipotong-potong sambil diencerkan menggunakan NaCl 100 ml, diaduk menggunakan bulu ayam. Telur yang sudah dibuahi lalu ditempatkan dalam bak penetasan yang telah disiapkan kakaban. Biasanya telur akan menetas sekitar 24-30 jam, tergantung pada suhu air.
Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.