2 Cara Mudah dan Simple Membuat Kolam Terpal Sederhana

2 Cara Mudah dan Simple Membuat Kolam Terpal Sederhana

Kolam  dari Terpal  : Zaman sekarang ini budidaya ikan tidak perlu di lahan perikanan saja. Populer sekali untuk membudidayakan ikan di kolam terpal yang sekarang ini sudah banyak baik di lahan lepas maupun dibudidayakan secara serius. Namun bagaimana untuk membuat kolam terpal yang sesuai untuk kondisi dan ukuran yang sesuai untuk anda ? Berikut ini adalah beberapa cara untuk membuat kolam ikan dari terpal.

Jika kita ukur bahan untuk kolam dari terpal ini lebih efisien sekali, mulai dari penggunaannya hingga perawatan yang tidak terlalu rumit. Sangat cocok sekali untuk anda, bahkan jika anda mempunyai lahan pekarangan yang sempit itu sangat memungkinkan sekali.

Keuntungan yang kita dapat selain dari hasil budidaya yang kita tanam sekarang ini mendatangkan rupiah, anda juga bisa mengurus rumah sekalian ini adalah peluang usaha sampingan yang menjanjikan. Ada beberapa faktor pendukung yang harus anda ketahui sebelum memulai kolam terpal ini:

  1. Ukuran ikan atau jenis ikan apa yang anda budidayakan.
  2. Kekuatan terpal untuk menampung air kolam.
  3. Dasar kolam ikan harus sesuai atau rata permukaannya.
  4. Hindari faktor-faktor yang bisa merusak terpal, permukaan atau rangka harus benar-benar dipastikan tidak merusak terpal. Rangka yang tajam sangat berpengaruh pada ketahanan terpal untuk anda pakai.
  5. Jenis ikan yang anda budidayakan.
  6. Pembuatan saluran pembuangan.

Kolam terpal memiliki beberapa jenis bagian yang bisa kita buat. Sesuaikan sebelum anda membuatnya, jika skala usaha yang tepat di lahan anda seperti apa disesuaikan juga ukuran yang anda akan buat.

Kolam ikan di atas permukaan tanah

Kolam jenis ini dibuat di atas permukaan tanah. Keuntungan dari jenis kolam ini anda tidak membutuhkan galian tanah atau membuat lubang besar pada tanah lahan anda, namun anda harus membuat rangka yang kuat sebagai penegak berdirinya terpal.

Bahan pembuatan:

  1. Bambu
  2. Pipa
  3. Semen
  4. Batu Bata
  5. Pasir
  6. Terpal

Pembuatan:

  1. Buat denah atau ukuran kolam biasanya yang sering digunakan 2 x 3 x 1 m atau 4 x 5 x 1 m.
  2. Buat pondasi kolam dengan ukuran yang anda inginkan.
  3. Buat saluran masuk keluarnya air.
  4. Setelah kolam kering anda bisa menerapkan terpal.

Kolam terpal di dalam tanah

Pelatihan Budidaya Ikan lele

Kolam jenis ini dirancang di dalam tanah. Anda harus melubangi tanah sesuai ukuran yang anda inginkan, jenis kolam ini merendam sebagian kolam atau seluruhnya. Di bawah ini adalah contoh gambar yang setengah direndam.

Ada dua jenis dalam kolam terpal di dalam tanah. Jika anda memilih sebagian saja yang direndam berarti anda harus membuat rangka yang kokoh, rangka ini memungkinkan kolam untuk tetap tegak. Dan jika anda merendamnya semua bagian anda tidak perlu membuat rangka, namun anda harus menggali lumayan dalam untuk mencapai ukuran yang optimal.

Jangan memikirkan bagaimana susahnya membuat kolam ikan terpal ini, sebenarnya sangat mudah sekali. Yang penting itu terpal yang anda jadikan kolam jangan sampai bocor sedikitpun, perhitungan beban air dan ikan jangan sampai kolam yang anda gunakan tidak bisa menahannya.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

Pisahkan bambu yang akan digunakan. Pasang bambu sebagai pasak dengan cara melingkari petakan sesuai ukuran terpal yang akan dibuat.

Bahan dan alat:

  1. Cangkul
  2. Terpal
  3. Meteran
  4. Pasak (bambu)

Cara pembuatan:

  1. Tentukan ukuran yang akan digunakan biasanya 2 x 3 x 1 m à luas terpal 4 x 5 m.
  2. Tancapkan pasak pada lahan yang sudah diukur menggunakan meteran.
  3. Cangkul dan buat lubang sesuai ukuran.
  4. Buat lubang pembuangan dan masuknya air ke dalam kolam.
  5. Masukan terpal kedalam lubang kolam.

Saya anggap anda sudah membuatnya, namun dengan menulis saya tidak bisa untuk memberikan penjelasan yang rinci, anda lihat gambar-gambar di atas dan saya yakin anda paham untuk membuatnya. Atau lihat video dibawah ini.

Terpal yang hendak anda gunakan sebagai kolam ikan, sebaiknya anda bersihkan terlebih dahulu. Rendam oleh air kolamnya dan diamkan terlebih dahulu jangan sampai kolam sudah jadi anda langsung berbudidaya ikan dan menceburkan ke kolam.

Butuh beberapa hari untuk ikan menyesuaikan tempat barunya. Jadi perendaman sebelum ikan ditebar ke kolam baru anda rendam terlebih dahulu 2-3 hari. Pastikan sterilitas pada kolam, anda bisa membuatnya dengan memberikan tumpukan daun pepaya atau ketapang yang dibiarkan selama 6 – 7 hari. Tumpukan daun pepaya berfungsi sebagai antiseptik kolam.

Setelah dirasa sudah siap dengan air dan kolamnya, anda baru bisa membudidayakannya. Jadi air yang tadi direndam oleh daun pepaya anda bersihkan dahulu, dan buang airnya. Dan buat air baru kembali.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.