Cepat Panen Cuan, 7 Langkah Jitu Ternak Lele Pakai Drum

Cepat Panen Cuan, 7 Langkah Jitu Ternak Lele Pakai Drum

Ternak Lele dengan Drum : Budi daya lele adalah salah satu jenis bisnis yang memang cukup menjanjikan. Tidak hanya semakin banyaknya usaha penyetan, ikan lele juga memiliki perawatan dengan biaya yang cukup rendah. Bahkan, media ternaknya pun bisa sangat bervariasi, termasuk di dalam sebuah drum.

Beberapa langkah jitu untuk memulai bisnis budidaya ikan lele.

  1. Bersihkan drum plastik

Bersihkan drum plastik dari berbagai zat kimia. Caranya adalah dengan memupuk drum tersebut dengan pakan alami berupa plankton atau menggunakan kotoran sapi atau kambing yang dikeringkan. Setelah itu, isi drum tersebut dengan air sesuai besarnya masing-masing drum. Diamkan selama 2 minggu agar biota air tumbuh secara alami.

Webinar Budidaya Ikan Lele

  1. Mulai isi air

Setelah 2 minggu, isi drum dengan air. Takaran air yang sesuai adalah antara setengah atau 3/4 dari tinggi drum. Tambahkan cairan EM4 agar proses pematangan air dapat dipercepat. Jika dalam beberapa hari air tersebut sudah berubah warna menjadi gelap, maka drum tersebut siap untuk dimasukkan bibit lele.

  1. Pilih bibit yang sehat

Pilih bibit ikan lele yang terbaik karena salah satu kelemahan budidaya lele menggunakan drum adalah adanya bibit yang tidak bisa berkembang dengan baik atau banyak bibit yang mati. Ciri-ciri bibit yang sehat adalah tidak adanya bercak di kulit dan warna kulitnya mengkilap. Bibit juga harus aktif bergerak dan memiliki ukuran yang seragam.

  1. Tebar bibit secara bertahap

Bibit tersebut bisa stres dan mati jika ditebarkan secara bersamaan. Masukkan bibit bersama wadah bawaannya dan biarkan selama 15 hingga 30 menit. Setelah kira-kira dapat beradaptasi, miringkan wadah agar bibit lele bisa keluar dengan sendirinya. Untuk ukuran 200 liter, kamu bisa menebar maksimal 200 ekor.

  1. Pakan lele berdasarkan usia

Berikan pakan berupa pelet kepada lele 3 kali sehari. Ketika masih muda atau ukuran lele masih kecil, beri pelet yang berbentuk crumble. Setelah beranjak besar, beri pelet yang sesuai. Berikan lebih banyak pelet terapung dengan cara mulai menyebarnya dari sisi kanan kemudian jika habis bergeser ke tengah dan akhirnya ke sisi kiri agar lele dapat bergerak secara aktif dan perkembangannya juga maksimal.

  1. Pakan jangan sampai berlebih dan perhatikan kualitas air

Kuantitas lele yang berlebih dapat menimbulkan gas amonia yang mengakibatkan lele mati. Pastikan pelet ditebarkan secara bertahap dan jangan sampai membiarkannya mubazir. Selain itu, perhatikan kualitas air kolam. Dengan menambahkan eceng gondok, kualitas air dapat tetap terjaga.

  1. Panen setelah 3 bulan

Setelah dipelihara kurang lebih selama 3 bulan, panen lele dengan sarung tangan atau jaring. Pastikan lele tidak terluka dan jangan sampai membuat lele stres akibat panen tersebut.

Dalam pemeliharaan ikan lele, pastikan drum yang digunakan adalah drum plastik. Jangan sampai menggunakan drum besi karena dapat menimbulkan karat yang bisa menjadi racun bagi lele.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.