Tips Ternak Lele Bioflok di Kolam Terpal Agar Untung Besar

Tips Ternak Lele Bioflok di Kolam Terpal Agar Untung Besar

Ikan Lele, atau biar gampang kita sebut Lele saja ya, adalah ikan yang sangat populer di Indonesia. Tahukan anda, dalam bahasa Inggris, lele disebut dengan catfish alias ikan kucing. Lele memiliki empat helai kumis disekitar mulutnya, makanya lele disebut juga ikan kucing.

Kumis pada lele berfungsi sebagai alat penciuman, alat mencari makanan dan alat peraba saat berenang.

Lele adalah jenis ikan air tawar yang bisa ditemukan di hampir semua wilayah Indonesia. Lele memiliki berbagai nama di setiap daerah. Antara lain ikan keling (makasar), ikan kalang (padang), ikan pintet (kalimantan selatan), ikan maut (gayo, aceh), ikan cepi (bugis), ikan lele atau ikan lindi (jawa tengah), lele kembang, watis, wiru, dan ikan penang.

Bioflok diartikan sebagai gumpalan ( flok ) dari berbagai campuran heterogen mikroba (protozoa, plankton, fungi ), partikel, koloid polimer organik, dan kaiton yang saling berinteraksi dengan sangat baik di dalam air.

Pelatihan Budidaya Ikan lele

Sistem bioflok ini memiliki prinsip dasar, yaitu mengubah senyawa organik dan anorganik yang di dalamnya berisi senyawa Nitrogen (N), karbon ( C), Hidrogen (H), Oksigen (O), menjadi massa sludge dengan bentuk bioflok yang memanfaatkan bakteri yang membentuk gumpalan atau flok yang mengubah biopolymer menjadi bioflok.

Ternak lele melalui bioflok ini memanfaatkan nitrogen anorganik menjadi nitrogen organik yang tidak mengandung racun. Nitrogen yang sudah diubah ini bisa dijadikan pakan lele, sehingga lebih hemat biaya. Tak perlu mengeluarkan biaya untuk beli pakan.

Apa keuntungan ternak lele bioflok ini? Ternak lele bioflok ini memiliki sepuluh keuntungan :

  1. Memiliki PH relatif stabil pH 7 – pH 7,8
  2. Kandungan amoniak (NH3) relatif kecil, karena PH nya relatif kecil.
  3. Sistem bioflok ini tidak tergantung pada ada tidaknya sinar matahari dan aktivitasnya menurun jika suhu rendah.
  4. Tidak perlu ganti air (sedikit ganti air) agar biosecurity (keamanan biologisnya) terjaga.
  5. Limbah tambak (sisa pakan, kotoran, ammonia, alga) didaur ulang dan dijadikan makanan alami yang mengandung protein tinggi.
  6. Lebih ramah lingkungan.
  7. Ternak Lele di kolam terpal dengan bioflok ini cukup mudah.
  8. Tidak menghabiskan lahan.
  9. Produktivitas tinggi
  10. Waktu panen yang cukup singkat, hanya sekitar 3 bulan

Kesimpulannya dengan bioflok, akan mendapatkan hasil yang optimal namun dengan biaya rendah. Jenis lele yang banyak diternakkan dalam sistem bioflok ini adalah lele sangkuriang. Lele sangkuriang lebih tahan terhadap penyakit, dapat dipelihara di air minum, serta memiliki kualitas daging yang lebih baik.

Langkah-Langkah Ternak Lele Bioflok di Kolam Terpal

Adapun langkah-langkah dalam melakukan ternak lele bioflok ini cukup mudah.

  1. Pembuatan kolam

Hal pertama yang perlu disiapkan dalam melakukan ternak lele biotik ini adalah pembuatan kolam. Buat kolam dengan bahan karet, bisa berbentuk bundar ataupun kotak. Penggunaan kolam terpal dapat menghemat biaya sehingga ternak lele lebih efisien. Kolam terpal dapat diperkuat dengan tulang atau pun rangka bambu dan besi. Sebaiknya ukuran kolam sesuai dengan lahan yang ada.

Patokan ukuran yang luas dan ideal ialah per meter kubik dapat menampung ikan lele sekitar 1000 ekor. Dibandingkan dengan kolam konvensional yang hanya 100 ekor. Kolam harus diberi atap sehingga terhindar dari radiasi matahari langsung.

  1. Persiapan air

Setelah kolam siap, masukan air dengan ketinggian kira-kira 80-100 cm. Di hari kedua, masukan probiotik 5 ml/m3. Hari ketiga masukan probiotik : molase 250 ml/m3, pada malam harinya taburkan dolomit 150/200g/m3

Setelah semua bahan sudah tercampur, diamkan media pembesaran lele. Waktu yang dibutuhkan mulai dari tujuh hingga sepuluh hari. Baru di hari ke 11 lakukan penebaran benih lele.

  1. Penebaran benih

Sebelum melakukan penebaran benih ikan lele, perlu diperhatikan terlebih dahulu kualitas benih lele. Pilih benih dari lele unggulan yang memiliki ciri gerakan aktif, organ tubuh lengkap, bentuk proporsional dan ukuran serta warna sama.

Setelah penebaran benih selesai, tambahkan prebiotik 5 ml/m3 keesokan harinya.

  1. Pemberian pakan

Sebaiknya perhatikan cara pemberian pakan lele dengan sistem aerasi. Beri makan sebanyak dua kali sehari atau pagi dan sore. Dosisnya cukup 80% saja dari daya kenyang.

Setiap minggu, lele dipuasakan sebanyak satu kali agar pakan fermentasi dan probiotik dapat menyatu. Setelah muncul flok sebanyak 30%, kurangi saja pemberian makannya.

Harga Kolam Terpal Bioflok Beserta Spesifikasi Lengkapnya

Bila anda tertarik melakukan ternak lele bioflok ini, tentunya hal pertama yang harus anda lakukan adalah membeli kolam terpal. Harga kolam terpal bulat untuk sistem bioflok memang bergantung dari diameternya. Untuk diameter 1 meter dibanderol dengan harga Rp 1 juta, diameter 2 meter harga Rp 1,5 juta, diameter 3 meter harga Rp 2 juta, dan diameter 4 meter harga Rp 4 juta.

Spesifikasi dari kolam terpal yang harus anda beli adalah sebagai berikut:

  1. Terbuat dari tarpaulin karet
  2. Rangka besi terdiri dari 5 wiremesh
  3. Pelapis rangka anti karat
  4. Terdapat pelindung pada rangka besi atas
  5. Koneksi rangka dengan plat L
  6. Ada terpal talang luarnya
  7. Pipa sambungan kuat
  8. Pipa water flow siap pakai
  9. Terdapat saringan air yang kuat
  10. Dilengkapi kabel ties pada rangka
Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.