Membuat Keramba Apung untuk Ikan Lele

Membuat Keramba Apung untuk Ikan Lele

Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar sungai atau waduk-waduk kecil banyak membudidayakan Ikan Lele dengan sistem keramba jaring apung (KJA).

Aliran sungai dibendung  kemudian akan terkumpul air dalam volume yang besar dan konstan, ini bisa dimanfaatkan untuk memelihara ikan Keramba yang digunakan tidak menggunakan pelampung dari drum, tetapi dengan bambu yang masih utuh dengan ukuran bambu yang besar.

Inilah sebabnya mungkin disebut keramba karena tempatnya di aliran sungai atau waduk-waduk kecil serta dalam skala usaha yang tidak besar, maka wadah pemeliharaan dinamakan keramba. Sedangkan waduk-waduk besar sistemnya sudah intensif wadahnya dinamakan jaring terapung, dengan pelampung, dengan pelampung menggunakan drum.

Untuk itu bagi Anda yang ingin tahu cara membuat keramba jaring apung untuk budidaya ikan nila dan jenis ikan konsumsi lainnya, berikut ini tips sederhana cara merakit jaring apung.

Pelatihan Budidaya Ikan lele

Cara Membuat Keramba Jaring Apung untuk Budidaya

Jaring terapung sudah lebih modern, tidak sekedar keramba dari bambu yang sederhana, tetapi keramba sudah dimodifikasi, bahkan rakitnya ada yang dibuat dari pipa besi.

Membuat Keramba Sederhana

Keramba ini bisa digunakan di waduk maupun aliran sungai, tetapi biasanya dari pengalaman petani ikan, keramba ini digunakan di sungai atau waduk yang berukuran kecil.

Cara Merakit Keramba Jaring Apung (KJA)

Cara merakit untuk membuat keramba terbuat dari bahan bambu, digunakan untuk memasang kantong jaring (jala). 

Bentuknya persegi panjang, dan ukuran sangat bervariasi. Ada yang ukuran panjang 2 m dan lebar 2 m, panjang 7 m dan lebar 3 m dengan tinggi 2-3 m.

Dari pengamatan di lapangan petani membuat rakit ukuran (panjang X lebar X tinggi) = 7 m x 3 m x 2 ½ m. Rakit yang masuk ke dalam air 170 cm, dan yang tampak 2 ½ – 1,7 m = 80 cm.

Keempat sudut rakit menggunakan bambu utuh (belum dibelah) dan sebagai penyambung bambu-bambu yang telah dipotong sesuai kebutuhan, setiap sambungan bambu menggunakan tali ijuk.

Pembuatan rakit ini tidak disertai titian, jadi seandainya ingin memberi pakan atau mengontrol ikan, si pemelihara harus mendekati dengan sampan atau getek.

Sebab rakit diletakkan di tengah-tengah sungai atau aduk yang ke dalaman airnya cukup memenuhi syarat.

Pelampung

Keramba sederhana tidak menggunakan drum sebagai pelampung tetapi menggunakan bambu yang masih bulat (utuh) sebagai pelampung.

Bambu dipotong sebanyak dua sisi lebar dan dua sisi panjang, diikatkan dengan bambu yang telah dipotong, dengan tinggi 170 cm dari dasar rakit.

Jika menghendaki rakit ditenggelamkan di air setinggi 150 cm, berarti pelampung bambu ini dibuat setinggi 150 cm juga.

Supaya rakitan kuat, pelampung bambu ini harus memilih bambu yang besar diameternya.

Jaring

Jaring atau jala terbuat dari bahan polyethylene, dengan mata jaring disesuaikan dengan ukuran ikan yang dipelihara. 

Prinsip lubang jaring ini adalah ikan tidak dapat menerobos keluar tetapi juga oksigen di dalam keramba tetap terpenuhi dengan baik.

Jika luang-lubang jaring terlalu kecil dan ikan yang ada di dalamnya sangat banyak dan berukuran relatif besar, Maka akan bisa kekurangan oksigen. 

Ukuran mata jaring (mesh size) ada yang ½ inci, 1, dan 2 inci.

Sayangnya jaring atau jala sudah jadi dalam bentuk kantong sampai saat ini belum ada di pasaran. Yang ada hanya bentuk gulungan yang penjualannya secara kiloan dengan harga tertentu.

Jika menghendaki keramba yang sudah jadi tinggal pakai, dapat menghubungi petani ikan di lokasi budidaya dan tentu saja yang sudah berpengalaman, biasanya mereka menerima pesanan pembuatan keramba.

Cara Memasang Keramba Jaring Apung

Untuk memasang jaring pada rangka rakit perlu digunakan tali plastik (tali iris) serta diperlukan benang plastik untuk merajut lembaran jaring.

Pemasangan jaring yang telah membentuk kantong sesuai bentuk rakit dimasukkan ke dalam merakit dan diikatkan di setiap bagian dari rakit, Supaya selalu menempel dan kuat,

jika ditenggelamkan di dalam air tidak bergeser dari tempatnya. Dan setiap sudut bawah jaring diberi pemberat, dari batu, besi, supaya jaring tetap di siku.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.