Tips Budidaya Ikan Lele untuk Pemula

Tips Budidaya Ikan Lele untuk Pemula

Budidaya ikan lele sangat menguntungkan karena perawatannya mudah dengan pakan yang murah. Malahan budidaya ikan lele semakin efisien dengan media kolam terpal sehingga tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Dari segi nutrisi, ikan lele memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, bahkan kandungannya pun tidak kalah dengan ikan laut. Namun, harganya yang jauh lebih terjangkau menjadikannya sangat populer di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Ada dua jenis bisnis pembudidayaan ikan lele. Beberapa peternak khusus fokus pada pembenihan sementara peternak lainnya lebih memilih fokus membesarkan ikan lele kemudian menjualnya ke pasar.

Webinar Budidaya Ikan Lele

Langkah-langkah Merintis Usaha Budidaya Ikan Lele

Ada lima langkah mendasar yang perlu diutamakan sebagai awalan yang ideal dalam usaha memulai bisnis budidaya ikan lele.

1. Menyiapkan lahan dan kolam

Kolam yang disiapkan untuk budidaya lele bisa bermacam-macam, seperti kolam terpal, kolam tanah, keramba, dan kolam semen. Kolam yang paling banyak digunakan oleh para peternak adalah kolam tanah.

Khususnya pada proses penyiapan kolam tanah, ada beberapa proses yang perlu dilalui seperti berikut ini.

  • Pengeringan hingga tujuh hari. Indikasi kolam kering tanah retak-retak supaya tidak ada bibit penyakit yang hidup. Tanah kemudian digemburkan agar gas beracun hilang.
  • Pengapuran dan pemupukan kolam dilakukan agar kolam bersih dari patogen yang menjadi bibit penyakit. Sedangkan pemupukan kolam dilakukan agar memberikan nutrisi bagi mikroorganisme yang akan menjadi makanan alami lele.
  • Menentukan ketinggian air yang ideal agar sinar matahari bisa tetap tembus hingga ke dasar kolam. Rata-rata ketinggian air kolam lele antara 100-120 cm dengan pengisian secara bertahap. Manfaatnya agar mikroorganisme bisa tetap hidup dengan alami sehingga menjadi pakan bagi lele.

2. Pemilihan benih ikan lele yang sehat

Ada beberapa jenis ikan lele yang dikembangbiakkan para peternak lele di Indonesia. Di antaranya adalah ikan lele lokal, ikan lele dumbo, ikan lele sangkuriang, dan ikan lele phyton. Di antara beberapa jenis ikan lele tersebut, salah satu yang paling tahan penyakit dan memiliki tingkat kesuksesan panen yang lebih terjamin adalah ikan lele sangkuriang yang dikembangkan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi sejak tahun 2002.

Lele sangkuriang mampu bertelur antara 40-60 ribu ekor sekali pemijahan. Jauh lebih produktif dibandingkan dengan ikan lele lokal yang hanya mampu bertelur antara 1.000-4.000 ekor dalam sekali pemijahan. Pada dasarnya, ikan lele lokal lebih populer karena rasanya yang lebih gurih dibandingkan dengan lele sangkuriang yang memiliki ukuran lebih besar.

3. Pemilihan pakan ikan lele yang aman

Pakan lele yang baik adalah pakan lele yang bersih dan idealnya diberikan secara cukup. Pasalnya ikan lele tidak boleh telat makan apalagi kekurangan. Sebagaimana sifat alaminya kanibal sehingga jika kekurangan pakan atau telat memberi pakan, ikan lele yang lebih besar akan memakan ikan lele yang lebih kecil.

Pakan ikan lele tersedia di toko pertanian atau toko pakan khusus. Pakan ikan lele yang baik dikombinasikan dengan pakan tambahan, seperti limbah ikan air laut atau limbah ayam yang sudah dibersihkan dan disterilisasi.

4. Pengelolaan air

Selain pakan, pengelolaan air juga perlu diawasi secara khusus. Kualitas air sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kesehatan ikan lele. Salah satu faktor yang membuat air menjadi kotor adalah sisa pakan yang tertimbun di dasar kolam sehingga dikhawatirkan menimbulkan gas dengan indikator bau busuk yang menyengat.

Oleh karena itu perlu dilakukan pergantian air agar sirkulasi dan kualitas air juga baik. Air kolam bisa dibuang sepertiganya dari bagian bawah kemudian diisi kembali dengan air bersih sampai ketinggian yang ideal.

5. Pengendalian hama

Hama bukan hanya berasal dari mikroorganisme yang merugikan saja. Tetapi perlu diantisipasi juga dengan hadirnya predator ikan lele seperti, ular, musang, burung, dan lain-lain. Lele juga tidak bisa disandingkan dengan jenis ikan tawar lainnya karena bisa saling memangsa. Oleh karena itu, perlu pemisahan kolam jika ingin melakukan budidaya ikan air tawar lain.

Akan tetapi, hama yang paling ditakuti oleh peternak adalah virus dan bakteri mematikan yang mudah menular. Indikasinya bisa terlihat dari kulit ikan lele yang berbintik, luka di tubuh hingga ukuran perut lele yang membesar secara tidak normal.

Empat hal yang harus diperhatikan untuk mencegah munculnya hama adalah:

  • Menjaga kualitas air.
  • Mengontrol kebersihan kolam.
  • Menjaga pasokan pakan agar tidak kurang dan berlebihan.
  • Mempertahankan suhu kolam di angka 27-29 derajat celcius.

Seperti halnya binatang ternak lainnya, ikan lele juga bisa diberikan vitamin untuk menjaga imunitas tubuhnya dari serangan penyakit.

Tips-Tips Mengelola Budidaya Ikan Lele

Budidaya ikan lele memang terbilang lebih mudah dengan prospek panen yang tinggi pula. Namun, bukan berarti cara membudidayakannya menjadi mudah begitu saja. Ada beberapa tips bermanfaat yang bisa dijadikan pedoman berikut ini.

1. Memilih lahan kolam ikan lele yang pas

Ada tiga jenis kolam yang digunakan dalam budidaya ikan lele, yaitu kolam tanah, kolam semen, dan kolam dari terpal. Soal harga, kolam terpal jauh lebih murah tetapi ketahanannya kurang baik dan tingkat stres ikan lele lebih tinggi. Di lain sisi, kolam beton memiliki kelebihan dalam menjaga suhu kolam. Satu lagi adalah kolam tanah yang memiliki keunggulan dalam menyediakan mikroorganisme yang baik sebagai pakan alami ikan lele.

Berikut adalah perbandingan harga pembuatan kolam ikan lele dengan luas 10 meter persegi.

Kolam TerpalKolam BetonKolam Tanah
HargaRp1 JutaRp1.5 JutaRp2 Juta
Luas Kolam10 meter persegi
Kapasitas1000 ekor

*Biaya merupakan perhitungan kasar dan bisa berubah sewaktu-waktu.

2. Menentukan jenis pakan

Salah satu kunci utama agar ikan lele cepat besar adalah dengan memberikan pakan yang tepat. Pakan ikan lele harus memiliki kandungan nutrisi yang seimbang, terutama tinggi protein. Secara sederhana kebutuhan pakan ikan rata-rata berat tubuhnya dikali tiga persen. Untuk mendapatkan gambarannya, kita bisa simulasikan seperti berikut.

Anda memiliki 20 ikan lele di dalam sebuah tambak. Berat masing-masing ikan diperkirakan 5 gram, maka totalnya adalah 1 kg (20 ikan x 5 gram). Selanjutnya untuk membuat perkiraan kebutuhan pakan dalam sehari adalah 1 kg x 3% = 0,3 kg. Dengan begitu, kebutuhan pakan 20 ikan sesuai data di atas adalah 0,3 kg atau ⅓ kg sehari. Takaran tersebut tentu tidak diberikan sekaligus, namun bertahap. Jika ikan lele diberi makan tiga kali sehari, artinya ⅓ kilogram dibagi tiga, berarti 100 gram per sekali pemberian pakan.

Ikan lele bisa diberi pakan tambahan berupa limbah ikan dari nelayan, belatung yang bisa dibeli dari toko burung, keong mas atau bekicot yang sudah dibersihkan, atau limbah ayam yang sudah direbus kemudian dicacah-cacah. Harga pakan ikan lele antara Rp10 ribu – 15 ribu per kilogram. Sementara harga pakan tambahan bisa setengah dari harga dari pakan pabrik sehingga bisa menghemat biaya pakan.

Pakan harus diberikan selama masa tunggu panen dengan periode antara 80-90 hari. Ukuran panjang ikan lele yang ideal untuk kebutuhan lokal umumnya di atas 5 cm.

Kelebihan dan Kekurangan Budidaya Ikan Lele

Ikan lele punya kelebihan sebagai salah satu komoditas yang paling banyak dicari masyarakat sebagaimana banyak indikatornya berupa keberadaan warung pecel lele di pinggir jalan maupun di area-area tempat makan. Selain itu, ikan lele lebih tahan terhadap penyakit, mudah perawatannya, dan lebih cepat panen dibandingkan dengan ikan lainnya. Namun, disamping itu terdapat risiko yang perlu diketahui. Ikan lele merupakan jenis karnivora yang bisa saling memangsa. Itulah alasan mengapa pemberian pakan tidak boleh terlambat. Pada kondisi cuaca tertentu, lele butuh perhatian khusus karena ikan ini tidak tahan cuaca ekstrem.

Hal lain yang juga tidak kalah penting adalah faktor persaingan yang tinggi. Namun, risiko tersebut bisa diantisipasi jika sudah memiliki pasar sendiri atau bahkan disalurkan kepada pelanggan yang rutin membutuhkan lele.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.