Cara Budidaya Lele di Kolam Tembok

Cara Budidaya Lele di Kolam Tembok

Di zaman sekarang ini masyarakat dituntut lebih kreatif dan juga mandiri, mengingat jumlah lapangan kerja yang semakin sedikit sehingga membuat setiap orang dituntut harus lebih kreatif dan diharapkan bisa untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri. Banyak sekali peluang usaha yang bisa dipelajari dan dipraktekan, salah satunya adalah dengan mempelajari cara ternak lele. Selain mudah dibudidayakan ternak lele juga tidak membutuhkan tenaga yang ekstra, lho!nah, kalau tertarik untuk memulai usaha lele, langsung saja simak ulasan berikut ini tentang bagaimana cara ternak lele bagi pemula yang telah dilansir dari berbagai sumber.Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang bisa hidup dalam kepadatan tinggi dan mempunyai tingkat konversi pakan yang menjadi bobot tubuh yang baik.

Dengan begitu, budidaya ikan lele sangat menguntungkan apabila dilakukan secara intensif serta mengetahui bagaimana cara ternak lele dengan baik dan benar. Sebab, dalam membudidayakan ikan lele, ada berbagai kolam yang digunakan seperti kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, dan lain-lain.Untuk pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana cara ternak lele di kolam tembok. Penasaran? Langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Webinar Budidaya Ikan Lele

1. Pembuatan Kolam Tembok atau Beton

Cara ternak lele di kolam tembok sangat mudah untuk dilakukan bagi pemula. Namun dalam pembuatan kolam tembok memerlukan budget yang lebih pada saat proses pembuatannya. Sehingga solusinya ialah buatlah kolam beton dari campuran semen dan pasir serta kerangka besi. Tapi perlu diingat saat pembuatan konstruksi kolam lele tembok, pada bagian dasar kolam dibuat agak miring dari arah pemasukan air ke arah pengeluaran air, guna memudahkan saat menguras air kolam dan membersihkan endapan pakan ataupun lumpur.

2. Pemupukan Kolam

Apabila kolam sudah jadi dan dibersihkan dengan batang pohon pisang yang membusuk, maka cara ternak lele selanjutnya ialah menaburi dasar kolam dengan pupuk. Setelah itu, genangi air kolam beton dengan ketinggian kurang lebih 30 cm, dan diamkan selama 3 hari. Kalau sudah selesai, langkah berikutnya yaitu meningkatkan debit air dengan ketinggian air 90 hingga 100 cm, kemudian diamkan selama 3 hari sebelum dimasukkan bibit ikan lele.

3. Penebaran Bibit Ikan Lele

Persiapan dan pemilihan bibit ikan lele menjadi kunci sukses cara ternak lele berikutnya, untuk itu pilih bibit ikan lele yang berkualitas yang tidak memiliki kondisi cacat, mempunyai warna kulit yang cerah dan pergerakannya lincah.

4. Memberi Pakan Lele

Setelah 3 hari proses penebaran bibit, kamu tidak perlu memberikan pakan langsung, sehingga biarkan benih ikan lele memakan hewan air pada kolam. Untuk pakan alami ikan lele yaitu kutu air, cacing, dan sejenisnya. Setelah 4 hari, bibit lele sudah bisa diberikan pada pekan berikutnya berupa pelet dengan takaran 3-5% dari bobot ikan.

5. Masa Panen Ikan Lele

Waktu panen ikan lele tidak memiliki patokan, sebab panen biasanya menyesuaikan dengan permintaan pasar atau konsumen. Namun, umumnya para pembudidaya ikan lele akan memanen ikan setelah berusia 2-3 bulan dengan bobot 5-7 ekor/kg.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.