Menjanjikannya Usaha Ternak Ikan Lele

Menjanjikannya Usaha Ternak Ikan Lele

Ikan lele menjadi salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Selain lezat jika diolah, ikan lele memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Budi daya ikan lele telah lama dipraktekkan karena mudah sekaligus keuntungan yang menggiurkan. Melansir buku ‘Kiat Sukses Budidaya Ikan Lele’ karya Endah Nur Fatimah dan Madasari, Minggu (23/2/2020), masa pemeliharaan ikan lele jauh lebih singkat bila dibanding dengan ikan air tawar lainnya seperti ikan patin, ikan gurame, dan ikan nila. Sekali panen, pemeliharaan ikan lele hanya membutuhkan waktu 2-3 bulan tergantung kepadatan penebaran benih dan ukuran konsumsi.

Benih ikan lele juga relatif mudah untuk didapatkan, di tengah maraknya usaha budidaya ikan lele. Dari segi harga pun sangat terjangkau. Benih ikan lele biasanya dijual Rp150 hingga Rp300 per ekornya. Harga tergantung pada ukuran benih dan kualitasnya. Permintaan pasar terhadap ikan lele setiap tahunnya cenderung meningkat. Namun permintaan tinggi ini tak semata-mata membuat ikan lele dihargai tinggi. Ikan lele dari petani lele biasanya dijual dengan kisaran harga Rp12.500 hingga Rp14.000 per kilogramnya.

Webinar Budidaya Ikan Lele

Permintaan ikan lele per harinya bisa mencapai 2 hingga 4 ton per hari. Saat ini, bisa dibilang petani atau pengepul ikan lele di Indonesia jumlahnya minim. Hal tersebut menjadi salah satu faktor kurangnya produksi ikan lele. Kondisi ini dapat dilihat sebagai peluang bisnis menjanjikan untuk membuka usaha budidaya ikan lele. Budi daya ikan lele pun tak butuh beragam fasilitas, lahan yang luas, dan teknologi yang mutakhir. Ikan lele mampu bertahan hidup di berbagai kondisi termasuk perairan yang minim oksigen dan kotor. Usaha ini tidak dibutuhkan modal yang tinggi. Biaya perawatan dan operasionalnya pun bisa dibilang terjangkau.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.