Jenis Kolam Lele

Jenis-jenis Kolam Budidaya Lele Beserta Kelebihan serta Kelemahannya

Jenis Kolam Lele : Ikan lele bisa dibudidayakan di beberapa jenis kolam. Ketika anda ingin membudidayakan ikan lele maka anda harus menemukan jenis kolam lele yang tepat untuk dipakai. Berikut adalah beberapa jenis kolam lele yang bisa digunakan untuk memelihara ikan lele :

Webinar Budidaya Ikan Lele

1. Kolam Tanah

Kolam tanah menjadi jenis kolam lele yang paling sederhana dan bisa dikatakan sebagai metode tradisional untuk membudidayakan ikan lele. Kolam tanah juga biasa disebut blumbang, empang, atau balong.

Keunggulan kolam tanah :

  • Alami sehingga tidak ada pencemaran bahan kimia apapun di air kolam lele.
  • Hemat karena tidak membutuhkan alat maupun bahan yang mahal.
  • Banyak mikroorganisme alami yang tumbuh di kolam dan bisa menjadi makanan ikan lele.
  • Air kolam tidak perlu sering diganti.

Kekurangan kolam tanah :

  • Menghabiskan lahan yang luas.
  • Ikan lele bisa rentan terkena penyakit dan hama.
  • Suhu kolam sulit dikendalikan karena pengaruh cuaca.
  • Sulit membedakan ikan kecil dan ikan besar karena air kolam tanah yang keruh.
  • Kualitas ikan lele yang hidup di kolam tanah tidak begitu baik sehingga bisa menurunkan nilai jual.

2. Kolam Semen

Kolam semen merupakan jenis kolam lele yang hampir mirip dengan kolam tanah namun dinding dan dasar kolam disemen. Jenis kolam ini juga banyak digunakan karena dinilai kuat dan aman untuk memelihara ikan lele.

Kelebihan kolam Semen :

  • Tahan lama karena bangunannya kuat, kolam semen diketahui bisa bertahan bahkan hingga 10 tahun.
  • Suhu air kolam bisa dikontrol dengan mudah.
  • Penggantian air kolam bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Kekurangan kolam semen :

  • Membutuhkan biaya yang besar.
  • Ketika kolam rusak, perbaikan kolam akan lebih sulit untuk dilakukan.
  • Perlu disterilkan beberapa hari agar bau semen hilang dan kolam bisa menjadi tempat hidup yang aman untuk ikan lele.
  • Mudah ditumbuhi lumut.

3. Kolam Jaring Apung atau Keramba

Kolam jaring apung atau keramba merupakan jenis kolam yang menggunakan jaring sebagai penampung ikan. Kolam ini biasanya dipakai di pinggir sungai maupun danau. Kolam lele dari jaring ini juga biasa dipakai di kolam tanah untuk memudahkan kontrol pertumbuhan ikan lele.

Kelebihan kolam jaring apung :

  • Lahan budidaya bisa sangat luas.
  • Pengontrolan ikan bisa dilakukan dengan mudah.
  • Menciptakan lingkungan yang alami sehingga ikan bisa tumbuh optimal.

Kekurangan kolam jaring apung :

  • Suhu air kolam lele akan sulit dikendalikan.
  • Ikan lele rawan terserang penyakit.
  • Bisa hanyut dan mudah rusak apalagi saat musim hujan.
  • Ikan mudah lepas kalau jaring rusak atau berlubang.
  1. Kolam Fiber

Kolam fiber merupakan jenis kolam lele buatan yang sangat praktis dan biasanya memiliki desain yang menarik dengan beragam warna.

Kelebihan kolam fiber :

  • Memiliki kekuatan yang baik.
  • Bisa dipindahkan dengan mudah.
  • Tahan lama.
  • Mudah dibersihkan.
  • Ikan lele bisa terlindung dari hama dan penyakit.

Kekurangan kolam fiber :

  • Biayanya lebih mahal.
  • Air kolam harus sering diganti.
  • Jumlah ikan yang bisa ditampung sangat terbatas.

5. Kolam Drum

Kolam drum merupakan jenis kolam yang terbuat dari drum bisa drum besi maupun drum plastik. Jenis kolam lele ini dinilai sangat praktis dan tetap bisa menjadi tempat tumbuh ikan lele secara optimal.

Kelebihan kolam drum :

  • Perawatannya mudah.
  • Bisa dipindahkan dengan mudah.
  • Air kolam bisa lebih mudah dikontrol kualitasnya.
  • Suhu air kolam bisa dikontrol dengan mudah.

Kekurangan kolam drum :

  • Biaya lumayan mahal.
  • Jumlah ikan yang bisa ditampung tidak banyak.
  • Penggantian air kolam harus sering dilakukan.

6. Kolam Terpal

Kolam terpal merupakan jenis kolam lele yang saat ini sedang sangat populer di kalangan pelaku budidaya ikan air tawar. Jenis kolam lele ini terbuat dari bahan terpal yang kuat dan dibangun dengan kerangka besi yang kuat. Kolam lele ini juga didesain memiliki lubang drainase yang bisa mempermudah anda untuk menjaga kebersihan air kolam.

Kelebihan kolam terpal :

  • Biaya lebih murah.
  • Bisa dibuat di lahan yang sempit.
  • Ikan terlindung dari hama maupun penyakit.
  • Penggantian air bisa dilakukan dengan mudah.
  • Lele yang dipelihara di kolam terpal akan hidup sehat dan bersih, serta tidak berbau.
  • Peluang hidup ikan lebih tinggi.
  • Tahan Lama hingga 6 tahun bahkan lebih.

Ada banyak jenis kolam lele yang bisa anda gunakan. Anda bisa memilih jenis kolam yang menurut anda paling menguntungkan. Dari banyaknya jenis kolam yang ada, kolam terpal menjadi pilihan kolam lele yang dinilai paling menguntungkan sehingga anda direkomendasikan untuk memakai kolam terpal jika ingin melakukan budidaya ikan lele.

Rekomendasi untuk Anda
Klik Disini
butuh bantuan?
Halo,
Selamat datang di Surya Kencana Farm, apakah ada yang bisa kami bantu hari ini?.